Selamat datang! Selamat membaca!
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
atas kunjungan Anda ke portal ini.
Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila setelah membaca
tulisan dari para kontributor, komentator atau curahan hati
dari para pembaca, membuat Anda merasa tersinggung bahkan marah.
Bukan maksud kami atau penulis untuk menyinggung langsung
kepada para pembaca, karena sebuah tulisan bukanlah
suatu benda atau suara yang dapat Anda rasakan.
Silahkan tulis dengan jelas komentar Anda tentang
tulisan yang membuat Anda tersinggung agar kami dapat
memperbaiki tulisan di portal ini..
Terima kasih apabila tulisan para kontributor dapat bermanfaat
untuk Anda. Silahkan Anda gunakan sebaik-baiknya.
Kami doakan Anda berhasil. Apabila masih ada keraguan
dalam mempraktekkannya, silahkan hubungi kami.
Otak Dengkul
Written by Hendrawan on June 20, 2008 – 9:06 pm - Dibaca 246 kali“Drun, kalau kamu mau sukses, kamu harus punya OD !”
“Walah, gitu yah .. susah banget, dimana carinya yah .. “
“ Nah itu dia, itu harus tumbuh dari dalam dirimu !”
Hmmm .. pusing si Badrun .. gimana mau sukses kok susah banget.
Harus nyari yang tumbuh di dalam .. tumbuhan apa yah???
Ahhh, ruwet .. apa aku nggak boleh sukses yah.
“ Drun, hati-hati yah dengan tatabahasa mu .. itu menunjukkan siapa kamu!”
Waduh apalagi nih, udah nyari si OD .. eehhhh, ngurusin tatabahasa lagi ..
“Selama kamu belum bisa .. jangan ngomong sembarangan”
Weleh tambah susah lagi .. terus sampai kapan ???
“Dasar kamu Drun, kalau dibilangi ngeyel terus .. dasar Otak Dengkul”
Nah .. ini baru bener ……..
” Dan yang penting jangan ngributin metoda dan tehnik !”
Nah .. ini baru bener kalau aku emang otak dengkul, makanya nggak paham tatabahasa, .. nggak paham metoda apa tehnik … apa … apanya dong . .
Posted in Umum | 7 Comments »
Email This Post

By Krisnawan on Jun 20, 2008 | Reply
Berjalan ringan di pinggir trotoar jalan kebon sirih, jam sudah menunjuk pukul 23.00.
Tampak kulihat jajaran orang lelap tertidur di atas gerobak dagang, ada juga di samping bibir pedisterian.
Sepi makin menjadi sepi. Dingin makin bertambah dingin. Kaki terus berjalan menjalan…
Sering juga kudengar di bawah kolong langit, di bawah ternit rumah megah, di bawah gypsum langit kamar hotel berbintang, begitu banyak anak manusia sulit tidur.
Bulan malam menari, berbagi warna, berbagi pesona sama…ya sama baik bagi:
-si kaya, si miskin
-si baik, si jahat
-si pandai, si bodo
-si otak dengkul, si otak dagang
“Akankah sinarku juga hendak kau jual?” tanya sang Bulan pada si OD
By Alfriz on Jun 21, 2008 | Reply
mestinya si OD langsung rambutnya njigrag .. dan mlongo .. sukses berkelimpahan kang
By Tjia Irawan on Jun 21, 2008 | Reply
Otak ??? keyakinan apa fakta nih ? emang ada ?
By Alfriz on Jun 21, 2008 | Reply
nanya ??? hehhehehehhee .. welcome to the club
By Krisnawan on Jun 21, 2008 | Reply
OD club
tanpa tanda tanya (?)
By Bang Rommy on Jun 22, 2008 | Reply
Wakaakakakka………
By Agus Setyadi on Jun 23, 2008 | Reply
Emang dengkul kudu dipake….
SBY-JK (Susah Bensin Ya – Jalan Kaki)…..weleh…weleh….weleh…..