Selamat datang! Selamat membaca!
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
atas kunjungan Anda ke portal ini.
Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila setelah membaca
tulisan dari para kontributor, komentator atau curahan hati
dari para pembaca, membuat Anda merasa tersinggung bahkan marah.
Bukan maksud kami atau penulis untuk menyinggung langsung
kepada para pembaca, karena sebuah tulisan bukanlah
suatu benda atau suara yang dapat Anda rasakan.
Silahkan tulis dengan jelas komentar Anda tentang
tulisan yang membuat Anda tersinggung agar kami dapat
memperbaiki tulisan di portal ini..
Terima kasih apabila tulisan para kontributor dapat bermanfaat
untuk Anda. Silahkan Anda gunakan sebaik-baiknya.
Kami doakan Anda berhasil. Apabila masih ada keraguan
dalam mempraktekkannya, silahkan hubungi kami.
APAKAH ADA! MANFAAT DAN GUNANYA MENGGUNAKAN KATA YANG DISEBUT NEGATIF DAN POSITIF ????????
Written by Kang PUHONG on June 21, 2008 – 10:10 pm - Dibaca 393 kaliStop! Stop! Stoooooooop! Berhentilah! dan jangan coba-coba menjawab pertanyaan diatas!!!!!. Mohon maaf atas tulisan ini dituliskan oleh saya, dimana saya berharap dan meminta dengan Hormat dan amat sangat!!!! agar tidak disalah artikan isi dari tulisan ini
Mengapaaaaa? Kenapaaaaaaa? dan Apa sebabnya??? Coba jelaskan?????????
Yaaaaa! Itu semua sudah amat jelas, akan adanya tentang beberapa pertanyaan yang timbul, mungkin itu akan ditanyakan! iyaaaaa……kan?. naaah! Jelaslah! sudah, bahwa tulisan ini! hanya sebuah tulisan Kebohongan dengan Tipuan lewat rangkaian kata-kata yang disusun dijadikan serangkaian kalimat yang ditulis.
Dalam suatu kisah yang terjadi diatas panggung sandiwara, dimana para peran pelakunya adalah terdiri dari beberapa orang Pawang, Pemelihara dan Peternak.
Dipertunjukan itu penonton menjelaskan kepada para peran pelakon,
|
Penonton |
Haiiiiii pelakon benarkah anda mempunyai BELIEF dan VALUE?. |
|
Pelakon |
Benaaaaaaar! Jawabnya. |
|
Penonton |
Tahukah anda bahwa menuju Sukses! Believe mempunyai 2 macam keputusan dalam bertindak yaitu : 1. Tindakan yang Constructive (membangun) 2. Tindakan yang Destructive ( merusak) |
|
Pelakon |
Tahuuuuuu! bahwa untuk mendapatkan Value yang berharga dan bernilai lebih tinggi, harus melakukan tindakan yang Constructive. |
|
Penonton |
Jadi!…………………… Belief kita untuk mencapai kesuksesan, mendapatkan value yang berharga dan bernilai tinggi, kita wajib mengambil keputusan dan tindakan yang Constuctive dan jangan melakukan tindakan yang Destructive! Betul khan ??????? |
|
Pelakon |
BETUUUUUUUUUUUUL!!!!!! Itu yang wajib dan harus kita lakukan untuk mengapai sukses. MARI kita mengambil keputusan dan melakukan tindakan yang Contructive! |
|
Penonton |
Terima kasih pelakon atas fatwa–fatwanya! Selamat BERLAKON, semoga sukses, dan menjadi CONTOH kami; sebagai penonton |
|
Penonton |
Wahai pelakon, bolehkah aku sebagai penonton bertanya? |
|
Pelakon |
Boleh! Silahkan anda bertanya apapun |
|
Penonton |
Ketika anda punya anak, yang berusia 6 bulan dalam keadaan sehat walafiat, anda membawanya ke dokter untuk mendapatkan suntikan imunisasi DPT. Nah….. sadar khan anda dengan bangga memutuskan telah melakukan tindakan yang mengakibatkan anak anda dari keadaan sehat dibuat sakit |
|
Penonton |
Nah……. tindakan menyiksa anak yang sehat menjadi sakit itu, tindakan yang positif atau negatif? |
|
Pelakon |
Kita khan! menjaga agar anak menjadi sehat, jadi sebagai orang tua harus bertindak Contructrive dong! dan bukan tindakan yang tidak ada manfaatnya. |
|
Penonton |
Yang saya tanya adalah “tindakan menyakiti anak itu positif atau negatif” |
|
Pelakon |
Yang bermanfaat dong…….. memberi imunisasi anak itu khan penting agar anak sehat. |
|
Penonton |
Bukan itu yang saya tanyakan, perbuatan yang menyakitkan anak itu positif atau negatif? |
|
Penonton |
Nah, seandainya kalau tindakan itu bermanfaat untuk anda, sakitin aja terus anak anda. Wahai para pawang, pemelihara dan peternak tega – teganya engkau sebagai orang tua dengan bangga melakukan tindakan yang menyakiti anak yang dianggap bermanfaat buat anda. |
|
Penonton |
Tahukah anda bahwa di NLP yang sesungguhnya dan sebenar-benarnya tidak ada kata–kata positif dan negatif, yang ada hanya tindakan Constructive dan Destructive (katanya sih…….) |
|
Penonton |
Wahai para penonton semua, mari kita saksikan para pelakon mengambil manfaat dengan tindakan dan perbuatan menyakiti anak- anaknya. Suntik terus anaknya agar tidak negatif untuk sehat. |
|
Penonton |
Mari kita membangun rumah tanpa membongkar tanah untuk membangun fondasi untuk berdirinya tiang bangunan |
Terima kasih kepada para alumni ‘A Practicing NLP Practitioner Coaching’
Internatinal Certification
Angkatan I tanggal 16 – 20 Juni 2008 di Semarang,
yang menginspirasikan tulisan ini.
Salam Kompak Selalu!
Tetap ‘W A W’ !!!
Kang Pu Hong
TuKANG tiPU dan boHONG
Posted in Umum |
Email This Post

By ratu pantaiselatan on Jun 22, 2008 | Reply
terima kasih ya para penginspirasi ku….
selama 5 hari kita di “edhel-edhel”
jadi ngerti mo ngapain..
jadi ngerti perlu ngapain..
jadi ngerti mesti ngapain..
JADI MAU TAHU…..
warmest regards
ratu”boker”
By 'Romo nDobosi' on Jun 22, 2008 | Reply
Yes! Maju terus The Queen of Boker!
By Krisnawan on Jun 22, 2008 | Reply
Produser:
“Wahai sutradara… untuk apa kau menskenariokan adegan kepada para pelakon, dan mengarahkan respon panggung sandiwara itu kepada para penonton?”
***”Bukankah lebih constructive (katanya…) menata ulang naskah hidup sendiri?”
Tabik!
By Korban Penipuan dan Kebohongan on Jun 22, 2008 | Reply
Wakakakakakaka…………………… Terus terang saya tergeli geli dan terbahak bahak membaca tulisan Kang Pu Hong karena saya juga jadi korban penipuan dan kebohongan Kang Pu Hong. Bahkan untuk ditipu dan dibohongi selama 5 hari saya harus rela mengorbankan waktu, tenaga dan uang. Apa saya sudah edan? Tapi kayanya iya sih, kalau saya waras seperti orang kebanyakan, tentunya ngga mau dong korban waktu, tenaga dan uang untuk ditipu dan dibohongi, udah gitu, ditipu dan dibohonginya di tempat yang ngga nyaman, panas, sempit…. dengan suka rela lagi!
Masa katanya A Practicing NLP Practitioner Coaching, kok malah diajak joged Cha Cha Cha………. Apa hubungannya NLP dengan Cha Cha Cha? Dasar ngga waras,…. saya kok ya nurut aja ….. bego sebego begonya………….
Katanya A Practicing NLP Practitioner Coaching, kok ditanyain apa warna api neraka………….. OPO HUBUNGANE………….????
Katanya A Practicing NLP Practitioner Coaching, kok ada Surat Bental Jemur Adam Makna, kok ada lagu LIR - ILIR segala………… ini NLP apa Kejawen sih????
………dan masih banyak ketidak nyambungan - ketidak nyambungan serta ketidak nyamanan - ketidak nyamanan yang lain…………
Namun terimakasih lho Kang Lu Hong atas penipuan dan kebohongan selama 5 hari di Semarang. Saya jadi sadar bahwa untuk bisa mengerti kebenaran tentang sesuatu, kita bisa dapatkan dengan cara mau di tipu dan dibohongi dulu. Kapan nih mau ada penipuan dan pembohongan lagi…………. biar saya suruh istri dan kakak saya ikutan jadi korban yaaaahhh…………………… once again thank you.
Salam WAW
Korban Penipuan dan Kebohongan
By Korban Penipuan dan Kebohongan on Jun 22, 2008 | Reply
Aneeehhhhhhhh…………. setelah kena tipu dan dibohongi selama 5 hari , pulang ke rumah kok rasanya saya jadi lebih bisa mengekspresikan cinta saya pada istri saya. Feedbacknya, istri saya jadi lebih mesra dan lebih nyambung dalam berkomunikasi dengan saya. Wis wis……. dasar ilmu sesat, bikin saya makin sayang sama istri.
Kata istri saya,”Abis pulang dari training kok papah jadi berbeda? Ada yang konslet ya pah?”
Korban Penipuan dan Kebohongan
By Krisnawan on Jun 22, 2008 | Reply
Penyesatan ALA BP banget…ha ha ha. Welcome to the Club Bro…Club Bingung
:) 
By Bang Rommy on Jun 22, 2008 | Reply
Weleh…weleh…koyok’e seru amir cerita para Lakon nang Semarang…Pentolan sesat’e sempet telpon crita2 karo Aku…; SELAMAT BERTRANSFORMASI…dan SELAMAT KENAL..!… Dan SALAM HORMAT..dari saya yang naif, sombong ini.
…..
Positif, Negatif..??!..Emang ADA?..Otak kita aja yang membuat jadi ADA…
Constructif emang positif?
Destructif Emang Negatif..?..
Not too fast to judge - lah…
Pliiiizzzz…dehhhhh…cappppeeeddddeeeeeccchhh!….
Takon : value, believes, mind set..GIMANA cara membedakannya ….para GURU disini??..
Salam,
Bang Rommy
pengendus nlp
By Tjia Irawan on Jun 23, 2008 | Reply
Bang Rommy ternyata sedang melatih kemampuan Olfactory-nya he he he dengan kemampuan mengendus
By Agus Setyadi on Jun 23, 2008 | Reply
Tips Menghindari Masalah yang akan terjadi sebelum
mengikuti BP, laukanlah :
1. Bagi yang sudah punya istri/suami ceraikanlah dulu, nanti pulang dari BP rujuk lagi.
2. Bagi yang punya pacar, putuskan dulu. Pulang dari BP cari lagi.
3. Bagi yang sudah bekerja, ngamuk dulu di kantor biar dipecat. Pulang dari BP nglamar kerja lagi.
4. Bagi yang belum punya biaya ikut BP, Pinjam dulu sama Kang Puhong, Romo Okky, Mas Steffanus, dan Om Tjia. Pulang dari BP, akan menjadi orang sukses……….baru deh kita pulangin…..(maaf salah tulis)..he…he…he…he….
By Bang Rommy on Jun 23, 2008 | Reply
Terimakasih tanggapan Bang Tjia….
Saya memang lagi belajar mengendus kebenaran..
Belajar bagaimana tidak suka sombong…
Belajar gak suka keminter…
Belajar P.D….
Dan Belajar berfikir positif…
Tapi GAK ada yang mau ajarin…
Karena saya yang kelewat ndableg…
Saya yang kelewat sombong…
Semoga dengan saya “grasak grusuk” disini..
Akhirnya ada orang yang kasian sama saya…
Untuk mau mengajari saya….
Terimakasih Bang Tjia…
Salam
Bang Rommy
By aji hoesodo on Jun 24, 2008 | Reply
Salam WAW…
Pulang dari semarang, banyak pasien nanyain ke saya… kemana aja dok kok lama tdk nongol????
Saya jawab lagi merguru ilmu pengendusan, ya… supaya sebagai dokter tajem dalam mengendus-endus penyakit pasien. Hehehe…emang sih pulang dari sono ilmu pengendusanku tajem banget sama pasien. terima kasih.Salam Sukses!!!!
By Bang Rommy on Jun 24, 2008 | Reply
…Makasih respon nya Bang Tjia..
Ane emang sedang mengendus-ngendus kehidupan..
Mengendus-ngendus diri ane sendiri…
Yang bau..
Yang sombong dan Naif…
Yang suka Gak P.D..
Yang selalu berfikir Negatif…
Karena sendirian Ane mengendusnya..
Makanya suka Salah Endus…
Suka membuat orang Sakit Ati…
Sok Keminter lagi…
Sendirian terusss…Mengendusnya..
Emang gak ada Guru yang tahan Ame Ane…
Yang ade Juga….Guru yang terpakse aje …
Jadi Gak Penuh Ngajarin Ane nya….
Atau Ane yang keliwat Na’if gak ngerti-ngerti..
Makasih Bang Tjia…
Kapan kita DUGEM??…
Salam Endus,
Bang Rommy
By WongPlembang on Jun 26, 2008 | Reply
Wah…kaget juga saya nih, ternyata menyutik-kan anak dengan DPT yang bikin meriang itu ternyata “merusak yang membangun”. Memang sih anak saya jadi kebal di kemudian hari.
Terima kasih Bapak Puhong.
Salam,
WongPlembang
By Novel Latief on Jun 30, 2008 | Reply
Dear Kang Pu Hong,
Kalo diminta komentarin panggung sandiwara di atas, ya jelas gak BERANI nentang panggung DUNIA GILA gitu. Harus ikut Gila !!!
POSITIF NEGATIF adanya di dunia PLN bukan NLP, di dunia PERSELINGKUHAN yang kata Bos nDobosi selalu berharap NEGATIF biar gak dikejar TANGGUNG JAWAB! di dunia POLIGAMI yang berniat POSITIF untuk meMULIAKAN bini pertama dan juga di dunia PERKAWINAN yang SAH di KUA atau di depan penghulu, selalu berharap POSITIF biar cepat mendapat label BAPAK atau IBU.
Itu emang rasanya NYAMBUNG untuk sebuah komentar di dunia (teritory) NLP yang GILA.
Tapi kalo harus kembali MEMBUMI mah, jangan bawa tuh ilmu GILA. Tar bisa-bisa digebukin banyak orang!
Nah, mendingan ikut berperilaku TIPU sana TIPU sini, NDOBOSI dengan PEDE dan NGAPUSI dengan WAWnya.
WAW … VAK … digabung jadi WAKAKAK …WAKAKAK ….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Salam Pembelajar,
Novel Latief
By Mlester en pe' el on Jun 30, 2008 | Reply
Bung Novel, makanya kalo punya S D M ( Sisa Duit Menabung ) buat Nikaha kagi memmulyakan Istri agar jadi Po ligami Ten ar Si kapnya. mari donk ajak2 dan biar Mbaguuuus 4x B? T nya jalan.
By yudi on Jul 1, 2008 | Reply
Bung Novel,
klo sudah disarankan & diniatkan “MEMULIAKAN” Istri pertama bok yao segera dilaksanakan. PERKAWINAN SAH apa harus di KUA ??? berarti KUA = TUHAN donk ??? trus sapa yang membuat SAH ???
raSAH mumet…..gtu aja kok REPOT.
Salam Bingung
By Mlester en pe' el on Jul 1, 2008 | Reply
Kang Yudi Smart! mbok yo sinaulho, sesungguhya Al Uastaz Novel kan sedang KPU menggunakan 4x B? T, untuk meraih jadi nyata, mangkane gak uenak ne dirasani wong dadi aneh, mbok eling! ojo ngumbar kekerep sing anyar. lan latih ben dadi normal.sugeng latihan sukses slalu
By Mlester en pe' el on Jul 1, 2008 | Reply
Pak Krisnawan P. yth. kok adaya Sutradara diatur sama Pawang - pawang, yg belum kenal sama SDM nya sendiri, jadi cuma bisa ngimlakan syair - syair yg sudah diapalnya, lalu diimlakan lagi ke penontonnya,wajar kalau jadi bingung mau jadi sutradara belum apal sama SDMny sendiri,coba ilmu kepawangannya dikembengkan dengan rumus 4 x B? T dimainkan lewat 6 level tingkat kedewasaan Manusia melalui 8 Mete Program dan kesifattan VAK nya masing - masing. pasti jadi W A W!!!!! deh jadi Pawangnya
By Mlester en pe' el on Jul 1, 2008 | Reply
Hey Bang Rommy. kayanya anda ahli dalam menggunakan OG ya. apa lagi sama lawan jenis itu amat dibutuhkan skali! coba ikutan deh! latihan yg kaya disemarang, katanya siiih melatih VAK, dan pulangnya jadi rada aneh,cuma ngeliat sama denger aja sudah tahu apa yg mau diinginkan lawan bicara, nyo kita ikutan kapan ya mau diadakan di Jakarta?, kan kalu sudah ikutan enak ngomenatarinya, iya gak? juga biar tambah mahir menggunakan VAKOGnya.
By Mlester en pe' el on Jul 1, 2008 | Reply
Om Aji! aduh sekarang sudah jadi W A W ! ya ngadepin pasien- pasiennya dari yg Waaaah pulang dari Semarang berubah jadi W A W1, sukses ya! dan kapan nih ngadain W A W diJakartanya.
salam sukses slalu
Semoga Sukses Menyertai selalu
By "Kanthong Ajaib" on Jul 2, 2008 | Reply
Mlester en pe’ el kok buat dunia makin panas aja! Emang perlu diadain WAW di Jakarta? Bukankah Jakarta sudah banyak ahli SDM dan WAW?
Maaf sekedar nimbrung,
Salam Sukses!
By Bang Rommy on Jul 2, 2008 | Reply
Bang Mlester en pe’ el ,soal endus mengendus, saya baru belajar…; emang kapan ada di jakarta?…Waktunya masih susah ouuyy..; lagian koment2 saya udah enak kookkk….soale ane komentnya selalu sambil makan somay…enaak gilaa..!!…; emang jadi TAHU lawan bicara nya mau’in apa..??….TAHU…atau “seolah-olah” TAHU?….wakakakakakakkakak…..; Internal persepsi kita saja yang YAKIN kalo’ kta merasa TAHU,…KEYAKINAN inilah yang membuat SEMUANYA jadi terlihat mudah….heheheheheheh…..enak kaaan…gue koment-nya??…wakakaakakakka..
Salam sok tahu,
Bang Rommy
By Bang Rommy on Jul 2, 2008 | Reply
Bang Mlester en pe’ el ,soal endus mengendus, saya baru belajar…; emang kapan ada di jakarta?…Waktunya masih susah ouuyy..; lagian koment2 saya udah enak kookkk….soale ane komentnya selalu sambil makan somay…enaak gilaa..!!…; emang jadi TAHU lawan bicara nya mau’in apa..??….TAHU…atau “seolah-olah” TAHU?….wakakakakakakkakak…..; Internal persepsi kita saja yang YAKIN kalo’ kta merasa TAHU,…KEYAKINAN inilah yang membuat SEMUANYA jadi terlihat mudah….heheheheheheh…..enak kaaan…gue koment-nya??…wakakaakakakka..
Salam sok tahu,
Bang Rommy
By Alfriz on Jul 3, 2008 | Reply
enaknya nggelar tikar … kipas .. kipas .. kipas .. mampir ..
By Mak Erot on Jul 3, 2008 | Reply
MEMULIAKAN istri pertama ? bener nih ??? salut - salut …
By Kang PuHong on Jul 3, 2008 | Reply
TGerima Kasih bagi semua pembaca tulisan dari penipuan dan kebohongan saya, juga saya ucapkan Terima kasih atas Nasihat dari Bpk yang amat saya Hormati Bpk Mlester En Pe eL, semoga jangan bosan2 memantau kami dan para Alumi BPLE.agar menjadi Manusia yg seutuhnya membangun kehidupannya. dan terima kasih atas tulisannya yg akan saya Posting setelah ada tambahan dari saya. dengan ini pula saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,baru munculnya saya dikomentar ini.
wassalam yang Naif dan Doif
si tuKang tiPu dan boHong
By 'Kanthong Ajaib' on Jul 4, 2008 | Reply
WAW! Kang Puhong ini dari angkatan apa ya? Kok mohon maaf yang sebesar-besarnya?
Maaf sekedar nimbrung,
Salam Sukses!
By WongPlembang on Jul 4, 2008 | Reply
Serem sekali berada di sini, awak jadi takut nih. Semoga Bapak Puhong diberi kekuatan. Amin
By Kang PuHong on Jul 4, 2008 | Reply
WongPalembang terima kasih Doanya. ta awak ngak mau PLG tau kan? kalu diajak jawabnya Pacek!lah begitu mau jalan nyuruh jalan Laju lah! dulu, pas ditanya kenapa jawabnya kaGe’dulu. jadi PLG khan!, awak jangan gitu ya! bangkit lah wong Palembang SRIWIDJAJA Jaya NUSANTARA.
By Kang PuHong on Jul 4, 2008 | Reply
Om Kanting Ajaib , ya namanya orang bodo wajar ding minta maaf katanya budaya Timur dikenal saling Memaafkan, dan Etikanya kan layak memohon maaf, ya karena masih anyak yang membaca Tulisan hatinya panas dan tersinggung, padahal tulisankan bukannya suatu Benda yng langsung kena kebadan dan langsung kena kedalam ati, kan ada baju yang ngelapisi badan, jadi wajae saya minta maaf mumpung belum dikenakanPPN.
By kang PUHONG on Jul 4, 2008 | Reply
Om Korban Penipuan dan Kebohongan ( KPK ), makasih ya. komentarnya. dan mohon maaf saya sudah disampaikan belum?kekeluarga di Jogya. bila sudah ? jadi kapan dong saya disuruh ngebohonglagi sambil nipu. biar Benar benar benar gak ketipunya dan Benar benar benar gak dibohonginya. maunya sih Benar benar nipunya benar , dan Benar benar benar ngebohongnya.
By Bang Rommy on Jul 4, 2008 | Reply
Alooo…Kang Puhong….;..makin ngganteng aje sampeyan..