Selamat datang! Selamat membaca!
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
atas kunjungan Anda ke portal ini.
Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila setelah membaca
tulisan dari para kontributor, komentator atau curahan hati
dari para pembaca, membuat Anda merasa tersinggung bahkan marah.
Bukan maksud kami atau penulis untuk menyinggung langsung
kepada para pembaca, karena sebuah tulisan bukanlah
suatu benda atau suara yang dapat Anda rasakan.
Silahkan tulis dengan jelas komentar Anda tentang
tulisan yang membuat Anda tersinggung agar kami dapat
memperbaiki tulisan di portal ini..
Terima kasih apabila tulisan para kontributor dapat bermanfaat
untuk Anda. Silahkan Anda gunakan sebaik-baiknya.
Kami doakan Anda berhasil. Apabila masih ada keraguan
dalam mempraktekkannya, silahkan hubungi kami.
Sadar Tak Disadari Hasilnya Ya Ini!
Written by Kang PUHONG on July 11, 2008 – 8:24 pm - Dibaca 444 kaliKEHIDUPAN yang dialami dan dirasakan serta diterima pada hari ini itu, sesungguhnya adalah hasil dari pada TINDAKAN/PERBUATAN yang dilakukannya secara sadar. dilakukan akibat langsung dari semua pilihan yang menjadi KEPUTUSANnya, dimana timbulnya keputusan itu muncul, akibat dari pertimbangan PIKIRAN (VISUAL & AUDITORIAL yang menjadi FRAME) dan PERASAAN (KINESTETIC yang di FRAME) nya, setelah adanya KATA-KATA (LINGUISTIC) yang diterima melalui SUMBER DAYAnya masing-masing.
Kemudian dengan adanya pembentukkan DIRI sendiri dan Melebelnya, bahkan sampai menjadi Registrasi Diri sendiri agar Trade Mark. Dimana semua itu diambil satu diantara jenis-jenis Manusia:
1. KOLERIK, 2. MELANKOLIS, 3. PLEGMATIS dan 4. SANGUIN
Dengan 4 macam tipe ini manusia dikenal dan mengenalnya. sehingga banyak yang tidak mau mengenal DIRI nya sendiri walaupun orang lain mengenalnya.
Wajarlah bila dalam Memprogram Kata-kata ke dalam Dirinya, memilih dan mencari tipe yang sesuai dengan tipenya, sehingga dalam membangun Kehidupan ini dalam hati kecil menyimpan KECEMASAN, ada yang pandai membungkusnya dan ada yang tak mampu membungkusnya.
Lalu untuk apa dong! Belajar Ilmu NLP (Neuro-Linguistic Programming ), bila saja mau menyadari dengan sesungguhnya Manusia sejak lahir sudah diprogram kata-katanya oleh kedua Orang Tuanya, bahkan setelah disekolahkan secara tidak sadar sudah belajar MEMODEL. sayangnya setelah jadi Orang Tua akibat banyaknya DIMODEL DIMOTIF oleh Orang lain, menjadi LUPA dan MELUPAKAN DIRI bahwa sesungguhnya pernah jadi ANAK, dan akibatnya Anak HARUS dan WAJIB Mengerti ORANG TUAnya, ini akibat dari ke 4 tipe tadi, rupanya tidak mau sadar Anak itu akibat dari Penyatuan 2 tipe yang hasilnya 1 tipe pada Anaknya. maka untuk Jadi itu semua itu cobalah sadari DIRI mengenai SUMBER DAYA yang dipunyai. Jadi itulah hasilnya belajar NLP sejak dari dahulu kala.
Posted in Umum | 20 Comments »
Email This Post

By Bang Rommy on Jul 11, 2008 | Reply
Sadar tidak Sadar…Kang PUHONG emang Unique..
MAKASIH pencerahan nya Kang!..
Salam hormat dari saya
By Cuplak on Jul 11, 2008 | Reply
Mari menguap bersama-sama sambil menyanyi Indonesia Tanah Air Beta …. SEJAK DULU KALA.
By aslinya ciya on Jul 11, 2008 | Reply
Hai Cuplak! Eko Patrio yang mana? banyak lho yang namanya Eko Patrio? yang aku kenal Eko System, sebab die nyewain Sound System.
By Cuplak on Jul 11, 2008 | Reply
Wah, kalo itu mah EKO TETANGGA SAYA YANG NYEWAIN Sound System buat nikahan ato sunatan.
By aslinya ciya on Jul 11, 2008 | Reply
Hai Cuplak, jelas dia dikenal, dia kan punya aturan yang dibuat sendiri, jadi inget sama aturan maen yang tidak kepingin diatur maunya ngatur, bener – bener gak pernah janji sama diri sendiri, ya ini jadinya koruptor diri hasilnya
By Kang PuHong on Jul 12, 2008 | Reply
Terima kasih Bang Rommy, Kang Cuplak dan aslinya ciya. semua itu ya memang sudah terjadi , akanterjadi lagi sesuatu perubahan.Selamat menempuh langkah awal Perubahan, menuju langkah akhir untuk menjadi suatu bentuk Kesempurnaan.
Selamat latihan
inilah sesungguhnya Training dalam kehidupan. dan buat MISI HIDUP menjadi nyata dalam berkarya. Amin
By Mr. KPK (KamPunK) on Jul 12, 2008 | Reply
Namanya juga PRACTITIONER, ya setiap saat kerjaannya PRACTICE.
By Bakul Keset on Jul 12, 2008 | Reply
Kate siape Punk?
By Mr. KPK (KamPunK) on Jul 12, 2008 | Reply
Kate Gue Set..
By Bang Rommy on Jul 12, 2008 | Reply
…praktisi NGEBACOT…
By Mr. KPK (KamPunK) on Jul 12, 2008 | Reply
YUPS! Pembenaran menurut Bang Rommy.
By Bang Rommy on Jul 12, 2008 | Reply
YUPS!Pembenaran Mr.KPK…kalo’ itu pembenarannya saya..
By Mr. KPK (KamPunK) on Jul 12, 2008 | Reply
Lalu kebenarannya yang mana, Bang Rom?
By Setan Alas Alus on Jul 13, 2008 | Reply
“MENUJU KESEMPURNAAN” maksud bp. Puhong ???
By Kang PuHong on Jul 14, 2008 | Reply
Yth. Setan Alas/ Wong Palembang yg selalu P=pacelah, L= laju, G=kage dulu laaaaah. nah bila itu yg dilakukan,Kesempurnaan yg dicapainya selalu dengan persaan lelah dan sesal karena dibayangi masa lalu, karena Sempurnanya yg dicapai itu pasti penuh rasa Bahagia dan semangat bertamabah untuk meningkatkannya menjadi lebih baik lagi. dan penuh RASA SYUKUR kepada TUHAN berkat Modal yg diberikan tanpa Anggunan yaitu VAKOG. sadar lah Manusia tanpa VAKOG sama sengan Seonggok Daging.
By Setan Alas Alus on Jul 14, 2008 | Reply
oh…”Kesempurnaan Mahluk” maksudnya. Terima Kasih
By Kang PuLang on Jul 14, 2008 | Reply
Seonggok daging DIGILING lalu dimasukkan ke usus halus hasilnya SOSIS! Sosis dimakan sampai kenyang lalu diolah kemudian BOKER dan hasilnya SOSIS LAGI huekkkkkkk! Hidup BOKER!
By Mr. KPK on Jul 16, 2008 | Reply
BOKER Moment itu adalah saat saat dimana kita mampu menumbuhkan motivasi diri secara maksimal, menyatukan pikiran dan perasaan, merancang outcome dengan jelas dan mengerahkan segala skill kita untuk meraih outcome tersebut lalu menerima outcome tersebut dengan penuh keikhlasan dan rasa syukur. Quotable Quotes: “BOKER is a very precious moment where we can learn completely about how to achieve success in life”.
By Kang PuLang on Jul 16, 2008 | Reply
Queen Boker mana nich???
By Novel Latief on Jul 17, 2008 | Reply
Kehidupan adalah TERRITORY, dan pemahaman kita tentang kehidupan adalah MAP. Disadari atau tidak disadari TERRITORY ada batasnya dan MAP adalah berkembang berpindah dan bisa jadi berubah, meski TERRITORYnya sama, satu.
So enjoylah dengan kehidupan ini. Bahagialah dengan kehidupan ini. Nikmati kehidupan ini sesuai dengan MAP kita. “Bersyukur dan ikhlas!” kata Kang Pu Hong. “Ikuti aja kehendak BIG BOSS!” kata Boss Ndobosi. Ini lebih simple dan tidak MBINGUNGI!
Makasih Kang Pu Hong and Boss Ndobosi yang telah memperluas MAP Kehidupan ane! dan ane akan terus lakukan MAPPING secara lebih meluas, meski tetap hasilnya: is not the territory!
Salam Pembelajar,
Novel Latief