Selamat datang! Selamat membaca!


Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
atas kunjungan Anda ke portal ini.
Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila setelah membaca
tulisan dari para kontributor, komentator atau curahan hati
dari para pembaca, membuat Anda merasa tersinggung bahkan marah.

Bukan maksud kami atau penulis untuk menyinggung langsung
kepada para pembaca, karena sebuah tulisan bukanlah
suatu benda atau suara yang dapat Anda rasakan.
Silahkan tulis dengan jelas komentar Anda tentang
tulisan yang membuat Anda tersinggung agar kami dapat
memperbaiki tulisan di portal ini..

Terima kasih apabila tulisan para kontributor dapat bermanfaat
untuk Anda. Silahkan Anda gunakan sebaik-baiknya.
Kami doakan Anda berhasil. Apabila masih ada keraguan
dalam mempraktekkannya, silahkan hubungi kami.

Disasosiasi atau Rogoh Sukmo?

Written by Suhu Cong Te Pu on July 22, 2008 – 11:13 pm - Dibaca 1,118 kali

Salah satu topik dalam Fundamental Theraphy adalah Perceptual Positions. Untuk memudahkan pemahaman dalam mempelajari Perceptual Positions adalah kemampuan membedakan asosiasi dan disasosiasi. Bahasa mudahnya disasosiasi adalah seperti Anda keluar dari diri Anda dan melihat diri Anda sendiri. Sedangkan asosiasi adalah sebaliknya yang terjadi, Anda melihat orang lain dari sudut pandang diri sendiri.

Dalam babad dunia persilatan ada sebuah ilmu yang cukup terkenal yaitu jurus Rogoh Sukmo alias ilmu meninggalkan badan, sehingga “jiwa” nya dapat ber disasosiasi ke mana-mana. Konon untuk menguasai ilmu ini, banyak persyaratan dan kewajiban yang kudu dilakoni terlebih dahulu.

Tetapi di abad teknologi canggih seperti saat ini, ilmu Rogoh Sukmo dapat Anda lakoni hanya dengan syarat memiliki komputer dan akses ke dunia maya.

Caranya :

1. Jalankanlah program browsing (mis: Explorer atau Firefox)

2. Bukalah portal www.kehidupanpd.info dan lalu bukalah halaman baru (Caranya yang menekan Ctrl-T secara bersamaan). Di halaman yang baru bukalah portal www.praktisinlp.info

3. Kini Anda telah memiliki dua halaman portal yang terbuka secara bersamaan dan bersisian.

4. Tuliskanlah komentar-komentar untuk menanggapi tulisan-tulisan dari para kontributor atau Anda dapat gunakan Shoutbox.

5. Karena sistem pada portal yang bebas, maka para tamu dapat menggunakan sembarang identitas untuk masuk dan memberikan tanggapan.

6. Sekarang cobalah Anda berpindah-pindah portal antara www.kehidupanpd.info dan www.praktisinlp.info menggunakan identitas yang berbeda-beda pula. Rasakanlah perasaan Anda ketika berpindah-pindah identitas.

7. Kirimkanlah komentar Anda; boleh dengan nama asli ataupun nama samaran atas perasaan yang terjadi dalam diri Anda.
PERHATIAN!!! Identitas Anda dapat saja digunakan oleh tamu lain yang menyamar menjadi diri Anda. Apa perasaan Anda jika hal ini terjadi?

Selamat berdisasosiasi!

Suhu Cong Te Pu – Parahnormal


Posted in Umum | 4 Comments »
Email This Post Email This Post


4 Responses to “Disasosiasi atau Rogoh Sukmo?”

  1. By Wang Pa Tan on Jul 25, 2008 | Reply

    Nah yang demen metode dan teknik, silahkan ungkat rahasia dalam tulisan ini

  2. By F Talarimata on Jul 25, 2008 | Reply

    Sh Cong Te Pu, tolong terjemahkan ” The way people represent information using the rep system will come out in their words ” bukankah ” NLP is an attitude and a methodology that leaves behind a trail of techniques ” RB.

    Thanks regard and GBU

  3. By Suhu Cong Te Pu on Jul 26, 2008 | Reply

    Mbah/Mak Talarimata,

    Terima kasih atas mantranya. Berikut terjemahannya :

    Cara manusia dalam menyajikan informasi melalui “rep system”-nya akan terpancarkan melalui kata-kata mereka.

    ‘bukankah’

    NLP adalah sebuah SIKAP dan juga adalah sebuah METODOLOGI yang dibaliknya terdapat jalur dari banyak TEKNIK.

    Itu sebabnya dalam BP – SIKAP dibentuk dahulu karena METODE dan TEKNIK akan muncul dengan sendirinya berlandaskan SIKAP tadi.

    Jadi… silahkan diterawang… SIKAP seperti apa dibalik METODE dan TEHNIK “Disasosiasi atau Rogoh Sukmo”?

  4. By F.Talarimata on Jul 26, 2008 | Reply

    Eeee ngana bukan mbah/mak ngana itu masih muda. panggil ngana Bung saja ya. Disasosiasi itu sepertinya sama mengalihkan bayangnan dlm benak, rogoh sukmo itu sama2 rogoh bayangan dlm benak diri sendiri,

Post a Comment

Spam Protection by WP-SpamFree