Selamat datang! Selamat membaca!
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
atas kunjungan Anda ke portal ini.
Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila setelah membaca
tulisan dari para kontributor, komentator atau curahan hati
dari para pembaca, membuat Anda merasa tersinggung bahkan marah.
Bukan maksud kami atau penulis untuk menyinggung langsung
kepada para pembaca, karena sebuah tulisan bukanlah
suatu benda atau suara yang dapat Anda rasakan.
Silahkan tulis dengan jelas komentar Anda tentang
tulisan yang membuat Anda tersinggung agar kami dapat
memperbaiki tulisan di portal ini..
Terima kasih apabila tulisan para kontributor dapat bermanfaat
untuk Anda. Silahkan Anda gunakan sebaik-baiknya.
Kami doakan Anda berhasil. Apabila masih ada keraguan
dalam mempraktekkannya, silahkan hubungi kami.
Bagaimana Caranya membebaskan Diri dari Pasung Perasaan di Kehidupan ini?
Written by Kang PUHONG on July 30, 2008 – 4:33 pm - Dibaca 522 kaliSemenjak mengenal ilmu pengetahuan dan banyaknya pengalaman yang kualami, membuat aku bertambah wawasan dalam kehidupan. Dari hari ke hari, bulan ke bulan bahkan puluhan tahun telah aku lalui dengan begitu saja.
Sehingga tertulisnya tulisan ini aku tulis untuk mendapatkan jawaban agar dapat lepas dari Pasungan Perasaan yang membatasi gerak langkahku untuk maju lebih jauh lagi.
Dalam benak ini selalu berpikir bagaimana caranya menggapai apa yang aku harapkan itu terwujud nyata. Aku banyak belajar mengenai ilmu bagaimana caranya menggapai impianku. Dari mulai belajar dengan berteriak keras bahkan sampai menangis meneriakkan ” Aku Pikir Bisa maka Aku Bisa”.
Ya, waktu itu aku memang dapat melakukan! Padahal sebelumya aku pikir tak sanggup melakukannya ternyata berhasil melakukannya dalam pelatihan tersebut. Sehingga munculah semangatku sampai bertemu dengan yang kuinginkan.
Sesungguhnya, ketika aku melakukan dan mengerjakannya telah terjadi kebingungan-kebingungan yang menyebabkan lelah dan menurunnya semangatku. Karena tidak seperti pada saat latihan yang begitu mudahnya kulalui. Ternyata ketika “Aku berpikir Bisa maka Aku Bisa” itu hanyalah sementara saja.
Maka aku mencari cara lain lagi. Belajarlah aku tentang menggapai impian dengan jalan apa yang kuinginkan itu. Kucoba ambil gambarnya, kutempel di tempat yang strategis agar aku mudah melihatnya dan menginstall ke pikiranku bahwa gambar itu yang kuinginkan. kubayangkan segala sesuatunya yang ada pada gambar itu. Seolah-olah aku sudah dapat merasakannya dalam benakku ini, sehingga aku terbuai dan melamunkan gambar itu. Tetap saja aku tak dapat mewujudkan dengan begitu saja. Aku bekerja dan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkannya ternyata tidak kudapati juga.
Aku tak berputus asa, aku mencari lagi cara yang lain dan belajar kembali berbagai metode dan teknik mengenai menggapai impianku. Sampai aku menemui beberapa metode dan teknik untuk menggapainya dengan cara merubah Mindset yang berpikiran Positif. Melangkah yang Positif, serta jangan berpikiran Negatif dan mengindari langkah-langkah yang Negatif.
Nah, di sini aku bertambah bingung! Jelas aku bingung! Sekali ketika metode dan teknik itu kupraktekan, banyak terjadi pertanyaan-pertanyaan di dalam pikiranku ini.
Secara metode dan teknik itu amat jelas sekali petunjuk dan cara- cara untuk menggapai keinginan tetapi dalam pikiranku ini malah timbul pertanyaan-pertanyaan :
1. Kalau aku lakukan seperti itu? Kok, rasa-rasanya. Kayaknya berat, deh. Enak gak siiiih… kalau sampai dilihat orang?
2. Kalau aku lakukan seperti ini? Aaaaah… kan sudah pernah! Hasilnya cape dan lagian kayaknya enggak pantes, deh! Juga gak nyaman. Dan masih banyak yang lain-lainya…
Nah, semua pertanyaan-pertanyaan yang timbul itu adalah pertanyaan-pertanyaan tentang Perasaanku sendiri yang aku Pikirkan. Yang mengakibatkan secara Pikiran aku dapat segera mengerjakannya, tetapi secara Perasaan aku meragukannya.
Ternyata setelah merenung, aku tersadar! Bahwa yang Memasung gerak langkah ini adalah ketika berpikir yang kupikirkan adalah Persaaanku sendiri. Sehingga aku terPasung oleh Perasaanku sendiri.
Nah!!! Jadi Bagaimana caranya agar aku Membebaskan Pasungan Perasaan pada Diriku ini?
Wahai, Perasaanku Bebaskanlah aku dari Pasunganmu agar aku dapat bergerak menggapai Impianku dan biarkanlah Pikiran ini mencari jalan melangkah yang engkau mau menyemangatinya.
Posted in Umum | 10 Comments »
Email This Post

By Tobat Mabok Rasa on Jul 30, 2008 | Reply
1. Wahai Perasaanku, Bebaskanlah aku dari Pasunganmu, agar aku dapat bergerak menggapai Impianku.
2. Wahai Perasaanku, biarkanlah Pikiran ini mencari jalan melangkah, yang engkau mau menyemangatinya.
3. Maafkan aku pikir, terima kasih aku rasa. Mari menyatu maju, wujudkan realita asa…
By Wang Pa Tan on Jul 31, 2008 | Reply
he he he pak boss iseng apa ngetes neh ?
By Kang PuHong on Jul 31, 2008 | Reply
Wang Pa Tan, ini mah bukan iseng. Ini yang bener bener bener segitu. Saya tidak ambil untung, dah dari sananya segitu. Apalagi ngetes memangnya barang atau mau masuk sekolah pake dites segala?
Susah amat sih mau jujur! Mentang-mentang saya tukang tipu sama tukang bohong, mau jujur beneran gak dipercaya, kalau dibohongin pada percaya, kalau ditipu pada seneng. Jadi gimana doooong, apa gak boleh jujur???
By Cah ayu on Jul 31, 2008 | Reply
Kang Pu Hong,
Wah, tepat banget, kalau gitu pelajaran Cah Ayu ikut training NLP untuk Sukses semua tepat.
Aku Pikir Aku Bisa, Aku Bisa !!!!!
Saya Pikirkan apa yang saya inginkan.
Saya tempel apa yang saya inginkan.
Saya berPikir Positif
DAN saya menDAPATkan
MengAbaikan perasaan yang saya pikirkan??????
PASTI dapat???? luar biasa.
Saya coba lagi, ilmu yang saya pernah pelajari dari beberapa trainer di negeri ini
Malam & Sukses NLP,
Cah Ayu
By Kang PUHONG on Aug 1, 2008 | Reply
Cah Ayu, ya namanya juga Manusia ,wajar bertindak seprti itu.RASA itukan Dominan sekali! sehingga ketika dia bilang tak pikir2 ternyata yg dipikirkan itu perasaannya sendiri. jadi aku binggung mau bebas dari Pasungan Perasaanku ini.kalau pikiranku sih memang bebas,tetapi perasaan inilah yg membuat gerakanku terbatas, contoh didlm pikiran sdh yaqin akan berhasil, begitu melangkah Perasaan inilah yg membatasi gerak,dikarenakan tidak yang sereti dibayangkan, coba deh mikir kesuatu tempat, pasti cepat sekali didlm bayangan kelihatan. coba dijlnkan pasti lama. itulah yg disebut “The Map is not the teritory”
By Mrs.Doraemon on Aug 2, 2008 | Reply
Hansaplast.. kaleee !?!, pake ditempel tempel, tau dulu lah itu luka apa masuk angin, kl masuk angin ya… hansaplast juga ada koyo panas nya kog, ck…ck…ck…. gitu deh! kl kehidupan punya perasaan, jadi aja terpasung, coba ,! perasaan yg punya kehidupan, …. bingung kan? auk ah! elap!!
By Cah Ayu on Aug 4, 2008 | Reply
Yth Kang Pu Hong,
Memang benar – benar Kang PuHong………..
Gimana Kang Pu Hong???????
The Map,Yang saya Pikir…….
The Teritory, Fakta yang saya Pikir…..
Terpasung ketika Saya Rasa dan perasaan saya amat dan sangat tercintai…….dan semua akan muncul “……..”
Karena, tapi, itu sih, coba kalau gini……., coba kalau keadaannya gitu…….
Pilih mana…..????
Oooooo siapa dia, oooooo mana saya……
GBU Kang Pu Hong, emang luar biasa…….
By Cah Ayu on Aug 4, 2008 | Reply
Dear Mrs Doraemon,
Wah….. Hak Patent tempel dan tempel koyo dan Hansaplast udah ter”akuisisi” oleh “NLP” nehhhhhhhhhh…. beneran ????????????
Upppppppppssssssssssss
Kehidupan punya perasaan….. gitu deh
Perasaan yang punya kehidupan, GAWAT !!!!!
Balik jaman Penjajahan VOC….
Siapa Pilih…… perasaan yang diberi kehidupan??????? deg
Uppppppppsssss
SERANG…………………….
Ogah deh….. pilih menang aja
Gimana Mrs Doraemon?
By Dramony Joy on Aug 5, 2008 | Reply
Tobat Mabok Rasa, sudah mulaikah tobatnya atau betaubat?. kiranya tidak bisa taubot ya wajar saja dong. memangnya tuabat itu gampang?, sepertinya tergantung Perasaannya yang dirasain, iya bukan?. dan yang namanya tobat itukan kata Seru saja yang artinya terkejut. mungkin untuk taubat itu lihat sikon dulu dong, katanya mau taubat itu butuh waktu dan tempat. apa sudah siap?. sepertinya nanti dulu saja,kalau sudah terpenuhi yang diinginin.
By Tobat Rasa on Aug 5, 2008 | Reply
Aku
Aku sadar, sadar sekarang,
Menyatukan VAK itu luarbiasa
Terima kasih TUHAN
Atas barokah, berkat, anugerahMU
Secepat ini ANUGERAHMU KAU berikan
WOW…WOW…WOW
AMAZING WELCOME, WELCOME AMAZING
I AM COMING
BECOMING MY LIFE EXPANDING
Terima kasih, terima kasih, terima kasih setulusnya buat ku ucapkan buat TUHAN, GURU, TEMAN bahkan LAWAN
Jakarta, 5 Agust 2008