<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: &#8220;Belajar dari Pembelajaran yang Dihadapi&#8221;</title>
	<atom:link href="http://kehidupanpd.info/2008/08/05/belajar-dari-pembelajaran-yang-dihadapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kehidupanpd.info/2008/08/05/belajar-dari-pembelajaran-yang-dihadapi/</link>
	<description>Because Your LIFE is IMPORTANT</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Apr 2010 23:06:45 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Kang PuHong</title>
		<link>http://kehidupanpd.info/2008/08/05/belajar-dari-pembelajaran-yang-dihadapi/comment-page-1/#comment-1335</link>
		<dc:creator>Kang PuHong</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 08:00:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kehidupanpd.info/?p=124#comment-1335</guid>
		<description>Pearasaan bukanlah Hati Nurani. Hati Nurani ut sering terbunggkus oleh Perasaan EGO. sehingga sering terjadiadanya Perasaan Marah Benci,Sesal, dan lain-lainnya yg sejenisnya. Sedangkan Hati Nurani itu adalah RASA yg Tidak terpengaruh oleh banci dendam,amarah dan sejenisnya. yang da pada HATI Nurani RASA CINTA KASIH yang MURNI TULUS DAN IHKLAS dalam segala Hal. tidak pernah terpengaruh oleh rasa Benci Amarah Sirik Picik Licik Dengki dan Suudon dan lain2nya. jadi siapa yang sanggup dikendalikan Oleh Hati Nuraninya Dialah yg Bahagia. dan siapa yang mengendalikan Hati Nuraninya Niscaya mengalami Kerisauan dan kegalauan selalu sulit mendapat ketenangan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pearasaan bukanlah Hati Nurani. Hati Nurani ut sering terbunggkus oleh Perasaan EGO. sehingga sering terjadiadanya Perasaan Marah Benci,Sesal, dan lain-lainnya yg sejenisnya. Sedangkan Hati Nurani itu adalah RASA yg Tidak terpengaruh oleh banci dendam,amarah dan sejenisnya. yang da pada HATI Nurani RASA CINTA KASIH yang MURNI TULUS DAN IHKLAS dalam segala Hal. tidak pernah terpengaruh oleh rasa Benci Amarah Sirik Picik Licik Dengki dan Suudon dan lain2nya. jadi siapa yang sanggup dikendalikan Oleh Hati Nuraninya Dialah yg Bahagia. dan siapa yang mengendalikan Hati Nuraninya Niscaya mengalami Kerisauan dan kegalauan selalu sulit mendapat ketenangan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nova</title>
		<link>http://kehidupanpd.info/2008/08/05/belajar-dari-pembelajaran-yang-dihadapi/comment-page-1/#comment-1328</link>
		<dc:creator>Nova</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 07:28:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kehidupanpd.info/?p=124#comment-1328</guid>
		<description>gue setuju dengan kata2x &quot;ada hal yang perlu dikatakan dan ada hal yang tidak perlu dikatakan&quot; sekalipun ini bersifat sepihak namun hal ini sedikit banyak hal ini bisa juga dipakai tapi yang perlu diingat jangan selalu tapi hanya pada saat yang memang diperlukan saja.mengenai Jujur kepda diri sendiri gue tahu itu ga mudah tapi ada cara buat ngatasi hal itu, menurut-ku jujur kepada diri sendiri bisa dilatih dengan cara selalu berkata jujur kepada orang lain kemudian gunakan jurus kerendahan hati yang tinggi yaitu, dengan mengakui kekurangan diri sendiri serta mengerti kekurangan orang lain.mang pertamanya agak kikuk, tapi lama2x jadi hal yang biasa dan hal yang kita senangi begono bapaknya....tapi, secara realitasnya tentang hal yang ente ungkapken entu jujur gue setuju banget karena gue juga ngalamin hal yang serupa. contohnya, gue sering minta dan mendorong orang lain untuk berkata jujur tapi setelah gue sadari  ternyata gue sendiri juga ga mau jujur dengan orang lain bahkan diri sendiri. gue bisa ngomong kayak gini karena semua upaya yang gue usahakan doesn&#039;t work properly trus gue mikir what&#039;s d problem ? pikirku. perasaan dah dicek dan ga ada yang salah, eh ternyata kurangnya yaitu gue belum sama sekali mengaplikasikan teori tersebut makanya ga jalan...gtu...jadi intinya setiap jalan keluar ataupun perkataan yang dapat membantu diri sendiri atau orang lain haruslah kita mulai dari diri sendiri baru semuanya bisa jalan dengan lancar, bukan begitu bukan .....hehehe...............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gue setuju dengan kata2x &#8220;ada hal yang perlu dikatakan dan ada hal yang tidak perlu dikatakan&#8221; sekalipun ini bersifat sepihak namun hal ini sedikit banyak hal ini bisa juga dipakai tapi yang perlu diingat jangan selalu tapi hanya pada saat yang memang diperlukan saja.mengenai Jujur kepda diri sendiri gue tahu itu ga mudah tapi ada cara buat ngatasi hal itu, menurut-ku jujur kepada diri sendiri bisa dilatih dengan cara selalu berkata jujur kepada orang lain kemudian gunakan jurus kerendahan hati yang tinggi yaitu, dengan mengakui kekurangan diri sendiri serta mengerti kekurangan orang lain.mang pertamanya agak kikuk, tapi lama2x jadi hal yang biasa dan hal yang kita senangi begono bapaknya&#8230;.tapi, secara realitasnya tentang hal yang ente ungkapken entu jujur gue setuju banget karena gue juga ngalamin hal yang serupa. contohnya, gue sering minta dan mendorong orang lain untuk berkata jujur tapi setelah gue sadari  ternyata gue sendiri juga ga mau jujur dengan orang lain bahkan diri sendiri. gue bisa ngomong kayak gini karena semua upaya yang gue usahakan doesn&#8217;t work properly trus gue mikir what&#8217;s d problem ? pikirku. perasaan dah dicek dan ga ada yang salah, eh ternyata kurangnya yaitu gue belum sama sekali mengaplikasikan teori tersebut makanya ga jalan&#8230;gtu&#8230;jadi intinya setiap jalan keluar ataupun perkataan yang dapat membantu diri sendiri atau orang lain haruslah kita mulai dari diri sendiri baru semuanya bisa jalan dengan lancar, bukan begitu bukan &#8230;..hehehe&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: anglo gosong</title>
		<link>http://kehidupanpd.info/2008/08/05/belajar-dari-pembelajaran-yang-dihadapi/comment-page-1/#comment-1320</link>
		<dc:creator>anglo gosong</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2008 04:51:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kehidupanpd.info/?p=124#comment-1320</guid>
		<description>Wow, luar biasa Bung Muakhor Z...atas pencerahannya

Perasaan = kelembutan ya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wow, luar biasa Bung Muakhor Z&#8230;atas pencerahannya</p>
<p>Perasaan = kelembutan ya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Muakhor Zakaria</title>
		<link>http://kehidupanpd.info/2008/08/05/belajar-dari-pembelajaran-yang-dihadapi/comment-page-1/#comment-1316</link>
		<dc:creator>Muakhor Zakaria</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 23:11:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kehidupanpd.info/?p=124#comment-1316</guid>
		<description>Mudah...perasaan adalah hati nurani yang sebenarnya,pikiran takan bisa menentukan sesuatu masalahpun sedangkan hati/perasaan bisa menentukan mana yang harus di selesaikan.pikiran itu sama dengan Ego,perasaan sama dengan Kelembutan.ego sama saja dengan keinginan dalam pemikiran untuk mengingat sesuatu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mudah&#8230;perasaan adalah hati nurani yang sebenarnya,pikiran takan bisa menentukan sesuatu masalahpun sedangkan hati/perasaan bisa menentukan mana yang harus di selesaikan.pikiran itu sama dengan Ego,perasaan sama dengan Kelembutan.ego sama saja dengan keinginan dalam pemikiran untuk mengingat sesuatu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kang PuHong</title>
		<link>http://kehidupanpd.info/2008/08/05/belajar-dari-pembelajaran-yang-dihadapi/comment-page-1/#comment-982</link>
		<dc:creator>Kang PuHong</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 13:58:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kehidupanpd.info/?p=124#comment-982</guid>
		<description>Setan Alas! emangnya kenapa?. kalau gak merasa ya syukur itu kan yang saya alami. paling gak bisa tu! jujur ma diri sendiri.kalau jujur ma orang lain sih! gampang aja.  kalau ngebohongin orang saya mah sudah menjadi adat istiadatbahkan menjadi kebudayaan. jadi susah mau jujur ma diri sendiri.sebab kalu lagi cerita jujur banyak yang gak percaya. ya udah dibohongin malah banyak yang senang.ya jadi kebiasaan deh ngebohong terus.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setan Alas! emangnya kenapa?. kalau gak merasa ya syukur itu kan yang saya alami. paling gak bisa tu! jujur ma diri sendiri.kalau jujur ma orang lain sih! gampang aja.  kalau ngebohongin orang saya mah sudah menjadi adat istiadatbahkan menjadi kebudayaan. jadi susah mau jujur ma diri sendiri.sebab kalu lagi cerita jujur banyak yang gak percaya. ya udah dibohongin malah banyak yang senang.ya jadi kebiasaan deh ngebohong terus.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: SETAN ALAS</title>
		<link>http://kehidupanpd.info/2008/08/05/belajar-dari-pembelajaran-yang-dihadapi/comment-page-1/#comment-979</link>
		<dc:creator>SETAN ALAS</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 08:24:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kehidupanpd.info/?p=124#comment-979</guid>
		<description>Ah si Abang, .......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ah si Abang, &#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kang PUHONG</title>
		<link>http://kehidupanpd.info/2008/08/05/belajar-dari-pembelajaran-yang-dihadapi/comment-page-1/#comment-932</link>
		<dc:creator>Kang PUHONG</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2008 04:31:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kehidupanpd.info/?p=124#comment-932</guid>
		<description>Njigrag. sulit emang sulit!!! soalnyaaaaaa, biasa diluar, jadi gak keliatan kalo didalem terus, magkanya diumpetin terus betah didalem ya biarkan saja. yang didalem didalemyang diluar ya diluar, boleh gak sih belajar jujur ke orang lain?????????. gimana caranya jujur sama diri sendiri!  kok berat amat yaaaaah. aaah uadah aja biarin yaaah jangan diusik -usik, ogahambilRESIKOnya, beraaaaaaaaat deh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Njigrag. sulit emang sulit!!! soalnyaaaaaa, biasa diluar, jadi gak keliatan kalo didalem terus, magkanya diumpetin terus betah didalem ya biarkan saja. yang didalem didalemyang diluar ya diluar, boleh gak sih belajar jujur ke orang lain?????????. gimana caranya jujur sama diri sendiri!  kok berat amat yaaaaah. aaah uadah aja biarin yaaah jangan diusik -usik, ogahambilRESIKOnya, beraaaaaaaaat deh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Njigrag</title>
		<link>http://kehidupanpd.info/2008/08/05/belajar-dari-pembelajaran-yang-dihadapi/comment-page-1/#comment-931</link>
		<dc:creator>Njigrag</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2008 04:20:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kehidupanpd.info/?p=124#comment-931</guid>
		<description>Luarbiasa ... suiiit ..suiiit ... bravoooo ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Luarbiasa &#8230; suiiit ..suiiit &#8230; bravoooo &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
