Selamat datang! Selamat membaca!
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
atas kunjungan Anda ke portal ini.
Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila setelah membaca
tulisan dari para kontributor, komentator atau curahan hati
dari para pembaca, membuat Anda merasa tersinggung bahkan marah.
Bukan maksud kami atau penulis untuk menyinggung langsung
kepada para pembaca, karena sebuah tulisan bukanlah
suatu benda atau suara yang dapat Anda rasakan.
Silahkan tulis dengan jelas komentar Anda tentang
tulisan yang membuat Anda tersinggung agar kami dapat
memperbaiki tulisan di portal ini..
Terima kasih apabila tulisan para kontributor dapat bermanfaat
untuk Anda. Silahkan Anda gunakan sebaik-baiknya.
Kami doakan Anda berhasil. Apabila masih ada keraguan
dalam mempraktekkannya, silahkan hubungi kami.
Amanah Sang Utusan (1)
Written by Hendrawan on August 8, 2008 – 6:37 am - Dibaca 212 kaliDuh, Kanjeng Guru .. mana sanggup murid ini mengemban misi ini .. belum pantas
Muridku .. noto awak .. noto ati .. amanah untuk di jalankan .. tiada pilihan
Ilmu yang telah dipelajari akan menuntut mengejar ke dasar hati , dikehidupan nyata ..
Sungguh kutelah bersaksi, gejolak di dada ini, liku-liku kehidupan, rumah tangga, karier .. yang penuh dinamika .. ini akibat dari pengingkaran panggilan ini .. aku .. kenapa aku ..
Waktupun berlalu .. perjuangan pengingkaran panggilan jiwa semakin larut ditindas kedalam diri.
Oh Gusti,.. kenapa pula kau pertemukan dengan ilmu ini, .. kenapa harus lagi mengingatkan ku .. padahal aku sudah pergi jauh ke negeri orang .. kenapa siksaan hati ini menjadi terkuak lagi, menerobos mengusik … Baik .. aku tak lagi berlari .. aku amalkan ilmu .. titah kanjeng guru
Duh Gusti, mengapa jadi begini .. mengapa hidupku semakin berantakan begini .. oh kanjeng guru .. berikan pencerahan pada murid ini .. kenapa semakin sesak dada ini, semakin hancur hidupku ini, berantakan keluargaku …
Mengapa …
Mengapa hidupku semakin hancur ..
Mengapa aku dipertemukan dengan ilmu sono .. yang dari sini ..
Apa maknahnya ..
Ohhhh …….
… bacalah tanda alam .. tiada kesia-siaan dalam penciptaan, seirama bergerak .. harmoni berpasangan dalam kesatuan ..
Ahh .. tersentak aku .. Tuhan sudah memberi jawaban selama ini .. namun aku yang bodoh tidak menangkap maknanya ..
Alfriz Hendrawan
http://alfriz.wordpress.com/
Posted in Umum | 1 Comment »
Email This Post

By Kang PUHONG on Aug 9, 2008 | Reply
Bukannya salah Ilmu sono dan ilmu sini, salahnya adalah tidak mau menggabungkannya, belajar dari kehancuran untuk bangkit membangun, ingat bahwa langkah Awal adalah suatu perubahan menuju langkah akhir menjadi suatu bentuk Kesempurnaan. gali terus, denag TOTE,perbaharui terus Misi Hidup. Selamat Berkarya.