Selamat datang! Selamat membaca!


Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
atas kunjungan Anda ke portal ini.
Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila setelah membaca
tulisan dari para kontributor, komentator atau curahan hati
dari para pembaca, membuat Anda merasa tersinggung bahkan marah.

Bukan maksud kami atau penulis untuk menyinggung langsung
kepada para pembaca, karena sebuah tulisan bukanlah
suatu benda atau suara yang dapat Anda rasakan.
Silahkan tulis dengan jelas komentar Anda tentang
tulisan yang membuat Anda tersinggung agar kami dapat
memperbaiki tulisan di portal ini..

Terima kasih apabila tulisan para kontributor dapat bermanfaat
untuk Anda. Silahkan Anda gunakan sebaik-baiknya.
Kami doakan Anda berhasil. Apabila masih ada keraguan
dalam mempraktekkannya, silahkan hubungi kami.

Jangkrik Genggong Tjap Jarkoni

Written by 'Romo nDobosi' on August 24, 2008 – 1:16 pm - Dibaca 442 kali

Percayalah bahwa anak kita diberi anugerah yang luar biasa dahsyat!

Salah satu senjata makan tuan yang saya alami minggu lalu adalah pengalaman dengan anakku, Arcadia Sulistijo Junior yang mulai beranjak remaja. Sehubungan Arca memerlukan sebuah kamus elektronik, saya BERJANJI untuk membeli alat tersebut untuknya.

Ketika saya berada di sebuah toko stationary, saya telepon Arca untuk menanyakan model atau seri yang diperlukan. Lewat telpon Arca jawab seri yang dibutuhkan.

Luar biasa! Seri tersebut lagi kosong alias habis! Saya melangkahkan kaki ke toko alat tulis sebelahnya, ternyata sama saja, model yang dibutuhkan kosong. Saya pulang tanpa membawa alat yang dibutuhkan dengan pikiran besok saya akan cari di toko lain.

Pagi harinya ketika Arca akan berangkat sekolah, saya dinyanyikan satu lagu yang sama sekali tidak terlintas dalam pikiran saya …. Jangkrik Genggong!

“Wah …. kalo Papi begini sih namanya …. Jang … krik … Geng … Gong ………. Jang … krik … Geng … Gong … WATON NGERIK OMONG KOSONG!”

Metafora dahsyat untuk anak seumuran 12 tahun!

Wao! Dhuh Gusti nyuwun pangapunten lan sih Panjenengan Dalem!
Dalem ngantos sapunika tasih dados JARKONI, nguJARi gak nglaKONI!
Matur nuwun sampun dipun bikak mripat, kuping lan raos dalem lewat titipan Panjenegan Dalem!


Posted in Umum | 5 Comments »
Email This Post Email This Post


5 Responses to “Jangkrik Genggong Tjap Jarkoni”

  1. By Q.Dazal on Aug 24, 2008 | Reply

    Sadar akan isi nyanyian anak itu Baguuuus, untung gak dimarahin anak itu, makanya kalau jadi oarang tua itu mesti sadar pernah jadi anak2. makanya keinginan anak itu tidak sama dengan keinginan orang tua dan jangan memaksa keinginan keanak, tspi tuntun snsk itu memcspsi keinginsnnys. nsh kslsu suka maksa itu akibatnya, kata pepatah Betawi ngomong sepelamapang(panggung) diukur kagak ade sebakul. makanya ajarkan anak itu untuk mengerti apa yang dibutuhkan sesuai dengan apa yang diinginkan.

  2. By Adi Putera on Aug 25, 2008 | Reply

    Romo,

    Tulisannya walau pendek tetapi maknanya sangat panjang. Feedback dari anak-anak memang paling jujur. Kadang orang tua tidak siap mendapatkan KEBENARAN dari anak yang menyakitkan, ujung-ujungnya malah anak yang dimarahi.

    Ditunggu tulisannya lagi!

  3. By SETAN ALAS on Aug 26, 2008 | Reply

    Ternyata GURU ada dimana mana…..muakasih Romo.

  4. By Mrs.Draemon on Sep 7, 2008 | Reply

    MAKANYA CARI SERINYA TU JANGAN YG GAK ADA, cari ini nih, hp , Acer, Asus pasti ada , trus carinya ya jangan di toko alat tulis, kl namanya elektronik tuh ya? carinya ya di toko elektronik dong ,,,,, jadi gak ada lagi jangkrik genggong, …. yg ada lagu trima… kasih.. ku … ku ucapkan….. pada .. guruku.. dst… dst

  5. By 'Romo nDobosi' on Sep 8, 2008 | Reply

    Sekarang ganti merek lokal Zyrex! :)

Post a Comment

Spam Protection by WP-SpamFree