Selamat datang! Selamat membaca!


Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
atas kunjungan Anda ke portal ini.
Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila setelah membaca
tulisan dari para kontributor, komentator atau curahan hati
dari para pembaca, membuat Anda merasa tersinggung bahkan marah.

Bukan maksud kami atau penulis untuk menyinggung langsung
kepada para pembaca, karena sebuah tulisan bukanlah
suatu benda atau suara yang dapat Anda rasakan.
Silahkan tulis dengan jelas komentar Anda tentang
tulisan yang membuat Anda tersinggung agar kami dapat
memperbaiki tulisan di portal ini..

Terima kasih apabila tulisan para kontributor dapat bermanfaat
untuk Anda. Silahkan Anda gunakan sebaik-baiknya.
Kami doakan Anda berhasil. Apabila masih ada keraguan
dalam mempraktekkannya, silahkan hubungi kami.

“OBROLAN konyol Orang Tua dan Anak Muda”

Written by Kang PUHONG on February 2, 2010 – 9:18 pm - Dibaca 60 kali

Seorang Pemuda dari kota datang ke desa dipinggir pantai. dia menghampiri Orang tua yang sedang asyik memancing :
Pemuda : Hai Pa’ dapat banyak kah ikannya hari ini??
Orang Tua : Wah!, lumayan Nak! Cukuplah untuk beli beras dan sisanya untuk lauk nasi.
Pemuda : Oooo!, beginikah pekerjaan Bapak setiap harinya?.
Orang Tua : Ya!! Inilah kerjaan saya setiap harinya. Lho anda dari mana asal??
Pemuda : saya dari kota gede Pak!, kesini dalam rangka penyuluhan Sumber Daya Masyarakat Pak!.
Orang Tua : Oh ya!!! Pak Kades sudah memberi khabar bakal adanya tamu tenaga ahli dari kota yang akan adakan bimbingan pengetahuan buat orang-orang desa disini.
Pemuda : Betul sekali Pak! Hmmmm begini Pak! Maaf ya!!, bolehkah saya bertanya- tanya kepada Bapak?. sambil menemani Bapak memancing!!.
Orang Tua : Silahkan – silahkan! maaf saja yaa! , tempat nya seperti ini adanya.
Pemuda : oooH!! tak apalah, yang penting Bapak tak terganggukan?.
Orang Tua : Oooo tidak! Bapak malah senag dan berterima kasih Anak mau menemani Bapak memancing , mending lah dari pada bengong sendiri, menunggu umpan dimakan ikan!!. Ooh ya! tadikan Anak mau bertanya? silahkan lah.
Pemuda : Maaf, sejak kapan Bapak mulai menekuni pekerjaan memacing ini???
Orang Tua : ya!! sejak kecil saya sudah memancing, sampai sudah punya keluarga dan anak lima pun saya masih memancing, sudah menjadi hobby memancing ini buat saya.
Pemuda : Apakah selama ini bapak tak mempunyai keinginan dari hobby memancing untuk menjadi nelayan agar mendapakan hasil yang lebih?.
Orang Tua : Maksud nya apaaa?
Pemuda : Yaaaa!! nelayan itukan’ bakal dapat ikan lebih banyak, ketimbang dengan satu kail yang digunakan bapak itu!!.
OrangTua : Aaaaah!!! nelayan kan’ sama juga memancing,!!!, hanya Bapak kan mancing nya ditepi pantai , sedangkan nelayan itukan dengan perahu memancingnya ketengah laut!.
Pemuda : Itulah maksud saya!!, dan kenapa Bapak tak mau punya keinginan memliki sebuah perahu ?, agar dapat lebih banyak ikannya.
Orang Tua : Seandainya sudah punya perahu dan punya hasil yang cukup!!, lalu apa lagi?
Pemuda : Ya!!, bila sudah mempunyai hasil banyak ,dan dikumpulkan untuk membeli sebuah perahu pancing yang lebih besar lagi, agar dapat penghasilan yang lebih banyak lagi Pak!!.
Orang Tua : Lalu setelah punya perahu pancing yang agak besar!!!. Apa lagi yang perlu dilakukan?.
Pemuda : Setelah punya penghasilan yang cukup dari perahu pacing itu!!, Bapak dapat membeli sebuah kapal yang lengkap didalamnya ada pabrik untuk menghasilkan ikan itu siap dalam kaleng untuk siap dihidangkan, sehingga kehidupan Bapak akan berubah menjadi orang kaya raya. dan keluarga pun ikut bahagia.
Orang Tua : Nah!! , setelah menjadi kaya raya dan anak-anak saya pun bahagia, lalu apa lagi yang perlu saya lakukan??.
Pemuda : Yaa!!! Setelah Bapak menjadi kaya raya dengan penghasilan dari kapal itu, barulah boleh melakukan hobby Bapak itu.
Orang Tua : Hai !!!! Anak muda begitukah cara engkau akan memberikan bimbimgan Sumber Daya Masyarakat didesa ini?
Pemuda : YA!! Semacam itulah, saya akan memberikan bimbingan agar masyarakat desa ini lebih maju dan mempunyai pandangan yang jauh lebih kedepan.
Orang Tua : Tahukah kau? Hai anak muda!! Aku yang tua ini kan!!, sedang melakukan hobbyku memancing!!!, kenapa harus menunggu menjadi orang kaya dulu???, baru dapat melakukan hobby memancingku!!, lalu kapan?? aku dapat menyalurkan hobby ini!!, bila menunggu menjadi orang kaya terlebih dahulu!!!.


Posted in Umum | 1 Comment »